Apabila melihat kembali tentang perbedaan drama komedi dengan drama tragedi menurut Aristoleles, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa drama komedi adalah drama yang diperankan oleh karakter-karakter sederhana,
"Comedy is, as we have said, an imitation of characters of a lower type – not, however, in the full sense of word bad, the ludicrous being merely a subdivision of the ugly. It consists in some defect or ugliness which is not painful or destructive. To take an obvious example, the comic mask is ugly and distorted, but does not simply pain." (Aristotle dalam Adams: 1971, 51)
Karakter sederhana ini mungkin bisa diartikan sebagai karakter yang tampak konyol, meskipun karakter tersebut tidak secara langsung ditampilkan dengan bentuk yang memang benar-benar konyol, seperti memakai kostum badut dan sebagainya, tetapi bisa saja kelucuan itu timbul dari dialog yang terucap, maupun jalan cerita yang membuat karakter dalam drama tersebut menjadi tampak lucu.
"Twelfth Night" adalah drama karya William Shakesperae dengan gaya komedi romantis. Unsur komedi dalam drama "Twelfth Night" dapat terlihat dari kesalahpahaman atas identitas yang tertukar, alur cerita yang berputar-putar, dan diakhiri dengan kisah romantis, dimana Viola akhirnya mendapatkan cinta Orsino, setelah Orsino mengetahui jati diri Viola yang sesungguhnya adalah seorang perempuan. Olivia, gadis yang dipuja-puja Orsino di awal cerita secara tidak sengaja menikah dengan Sebastian, saudara kembar Viola. Karena Olivia menyangka bahwa Sebastian adalah Viola, yang dikenal oleh Olivia sebagai pemuda bernama Cesario (nama lain dari Viola ketika sedang menyamar menjadi laki-laki), Olivia jatuh cinta pada Cesario yang sebenarnya adalah seorang perempuan yaitu Viola.
Berikut ini adalah karakter-karakter dalam drama "Twelfth Night" beserta karakterisasinya:
Orsino, pangeran Illyria, penguasa kuat yang memiliki obsesi untuk menikahi seorang gadis bernama Olivia. Sehingga ia tidak menyadari bahwa sesungguhnya ada seseorang di dekatnya yang jatuh cinta padanya.
Viola/Cesario, seorang gadis yang jatuh cinta pada Orsino. Olivia datang ke Illyria dan bekerja pada Orsino setelah mengalami kecelakaan di laut dan terpisah dari saudara kembarnya Sebastian. Ketika bekerja pada Orsino, Olivia menyamar menjadi laki-laki yang bernama Cesario. Viola dipercaya oleh Orsino untuk menyampaikan pesan cintanya pada Olivia. Kejadian ini yang akhirnya menjadi awal dari permasalahan, secara diam-diam Viola jatuh hati pada tuannya Orsino, dan Olivia malah jatuh hati pada Cesario yang sesungguhnya adalah Viola.
Kapten, teman Viola yang membantu Viola untuk menyamar menjadi Cesario. Kapten adalah orang yang menceritakan kepada Viola tentang kisah cinta Orsino pada gadis bernama Olivia yang juga baru saja kehilangan saudara sekaligus ayahnya. Dari cerita inilah akhirnya Viola memutuskan untuk membantu, karena ia merasa senasib dengan Olivia, walaupun pada akhirnya berakhir lain.
Lady Olivia, putri cantik dari kalangan bangsawan. Ia sedang berduka cita atas kematian ayah dan saudara laki-lakinya ketika Orsino mengutus seseorang (Viola/Cesario) untuk menyampaikan lamarannya kepada Olivia. Olivia menolak lamaran Orsino karena ia telah jatuh hati pada Viola/Cesario. Tetapi pada akhirnya Olivia menikah dengan Sebastian (saudara kembar Viola), yang juga berhasil mencuri hati Olivia.
Sebastian, saudara kembar Viola. Terpisah dengan Viola akibat kecelakaan kapal yang mereka naiki. Ia menyangka saudarinya telah meninggal, dan begitupun Viola sebaliknya, padahal mereka berdua terdampar di tempat yang sama.
Antonio, seorang nahkoda kapal yang memiliki banyak musuh. Ialah yang menemani Sebastian selama di Illyria dalam perjalanan mencari saudarinya.
Sir Toby Belch, paman Olivia, sering mabuk-mabukan di rumah Olivia bersama temannya Sir Andrew Aguecheek, dan seringkali membuat Olivia kesal.
Sir Andrew Aguecheek, teman dari Sir Toby. Ia selalu meminta Olivia untuk memaklumi atas sifatnya yang urakan. Sir Andrew dan Sir Toby bersekongkol untuk mengelabui Malvolio demi kesenangan mereka semata. Bagaimanapun, paman Olivia, Sir Toby, sangat menghormati temannya, karena Sir Andrew adalah orang kaya.
Malvolio, salah satu pelayan Olivia yang mengira bahwa Olivia jatuh cinta padanya. Padahal ia telah dikelabui oleh Sir Toby dan temannya, dan setelah ia menyadari kekeliruannya, ia menjadi sangat marah pada Sir Toby dan Sir Andrew.
Maria, pelayan Olivia yang sabar. Karena ketidaksukaanya pada Malvolio, maka ia terlibat dalam persekongkolan dalam menciptakan skandal cinta yang memalukan bagi Malvolio.
Feste, pelayan Olivia yang sekaligus dalam drama ini ditampilkan dalam sosok badut.
Fabian, pelayan Olivia yang juga tidak menyukai Malvolio.
Valentine dan Curio, karakter yang tampil menemani Orsino di babak awal drama.
Itulah karakter-karekter yang ditampilkan pada drama Shakespeare yang berjudul "Twelfth Night." Shekespeare menampilkan komedi dengan langkah tertentu, dimana orang-orang menjadi sadar atas absurditas dan keanehan yang terkadang mungkin mereka lakukan dalam kehidupan nyata, tampil melalui karakter-karakter dalam drama komedi.
Referensi:
Adams, Hazard (Ed), Critical Theory Since Plato 1, (London: Harcourt Brace and Jovanovich, Publishers, 1971)
Shakespeare, Willian, Twelfth Night

No comments:
Post a Comment